Perbedaan Terapi Psikodinamik dan Psikoanalitik

13 Layanan Terapi Online Terbaik di Dunia untuk Berbagai Masalah dan Link
13 Layanan Terapi Online Terbaik di Dunia untuk Berbagai Masalah dan Link

Healmind – Simak perbedaan terapi psikodinamik dan psikoanalitik, di sini.

Dikutip dari laman resmi ashefagriyapusaka.co.id, meskipun memiliki kesamaan yaitu digunakan untuk terapi psikologis atau gangguan mental, kedua jenis terapi ini tentunya memiliki perbedaan dalam beberapa aspek.

Karena perbedaan tersebut ada alasan tersendiri bagi para psikolog untuk memilih antara terapi psikoanalitik dan psikodinamik.

Perbedaan Terapi Psikoanalitik dan Psikodinamik

Adapun perbedaan tersebut, dapat dijelaskan sebagai berikut.

1. Pengertian dan Cara Kerja

Terapi psikoanalitik adalah suatu terapi yang dilakukan dengan menggiring pikiran bawah sadar pasien ke tingkat sadar untuk membantu pasien tersebut melepaskan emosi terpendam dan pengalaman yang membuatnya tertekan.

Sedangkan, terapi psikodinamik adalah terapi mental yang dilakukan dengan berfokus mengakses pikiran bawah sadar pasien untuk menentukan perilaku dan pola pikir pasien tersebut saat ini. Dari segi pengertian dan cara kerja sudah dapat dibedakan dengan jelas antara kedua terapi ini.

2. Durasi Terapi

Perlu diketahui bahwa para psikiatri atau psikolog sudah banyak melakukan kedua terapi yang sedang dibahas pada artikel ini. Dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan antara durasi dan efektivitas antara terapi psikoanalitik dan psikodinamik.

Terapi psikoanalitik merupakan metode tradisional yang dilakukan dengan terus menggali pengalaman dari masa kecil pasien yang tidak terlupakan hingga mempengaruhi perkembangan psikologis. Meski tingkat keberhasilannya tinggi, tetapi prosesnya membutuhkan waktu relatif lama.

Sedangkan, terapi psikodinamik yang dikenal sebagai terapi lebih modern dari psikoanalitik biasanya punya proses lebih singkat. Namun, efektivitas dari terapi ini masih kurang intensif.

Kesimpulan

Jadi, terapi psikoanalitik dan psikodinamik merupakan terapi yang memiliki fungsi sama untuk mengatasi gangguan mental seseorang. Akan tetapi, kedua terapi tersebut punya perbedaan yang jelas dalam segi durasi dan efektifitas.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa saat ini terapi psikoanalitik masih sering digunakan dalam pemulihan gangguan psikologis meskipun sudah terbilang kuno dan membutuhkan waktu relatif lama.***