Penyebab Anak Mengalami Disleksia dan Cara Mengatasinya

Penyebab Anak Mengalami Disleksia dan Cara Mengatasinya
Penyebab Anak Mengalami Disleksia dan Cara Mengatasinya

Healmind – Simak penyebab anak mengalami disleksia dan cara menanganinya, di sini.

Disleksia adalah gangguan dalam proses belajar yang ditandai dengan kesulitan membaca, menulis, atau mengeja.

Penyebab Anak Mengalami Disleksia

Penyebab utama disleksia pada anak adalah faktor genetika. Seorang anak kemungkinan menderita disleksia yang diturunkan dari orang tua, saudara, atau keluarga kainnya. Kondisi ini umum terjadi karena ada cacat pada gen DCD2.

Seseorang yang mengalami disleksia menyebabkan disfungsi otak pada bagian pengelolaan bahasa, bahasa yang berguna untuk memahami bahasa dengan baik. Penderitanya menjadi lebih lambat dan sulit untuk memahami bahasa.

Meskipun demikian, kemampuan pengelolaan bahasa akan membaik ketika anak tumbuh dewasa. Pengidapnya mungkin tidak akan pernah menjadi pembaca yang baik, tetapi otak bisa melakukan itu meskipun tidak lancar.

Pengidap disleksia memiliki kemampuan berkembang dan menangkap gambar ataupun sura. Hanya saja, kecepatan merespon mereka lebih lambat daripada dengan anak normal. Lalu, bagaimana cara mengatasi dan penanganan disleksia?

Cara Mengatasi Anak Disleksia

Ada beberapa cara untuk menangani masalah disleksia, salah satunya adalah dengan meningkatkan kemampuan baca tulis. Hal ini bisa membantu dalam memperbaiki kondisi disleksia yang si kecil alami sejak dini.

Saat ini memang belum ada cara menyembuhkan disleksia. Namun, ada berbagai upaya yang bisa lakukan untuk meningkatkan kemampuan baca tulis si kecil dengan disleksia, yaitu:

  1. Menggunakan metode tonik yang dapat mendorong penderita fokus meningkatkan kemampuan mengidentifikasi dan memproses suara
  2. Melakukan latihan membaca dan menulis di rumah untuk meningkatkan kemampuan bahasa dan suara pada anak disleksia secara rutin
  3. Bekerja sama dengan orang ahli di bidangnya, yang bisa memberikan program khusus untuk menangani seseorang dengan disleksia
  4. Bergabung dengan kelompok yang kondisinya sama. Mencari tahu dari orang tua yang anaknya menderita disleksia untuk penanganan tepat
  5. Diskusikan kondisi anak dengan gurunya, lalu mencari cara yang paling tepat untuk membantu anak berhasil dalam pelajaran, bisa baca dan tulis

Itulah beberapa cara yang bisa lakukan untuk menangani disleksia, meski hingga saat ini belum ada cara mencegah gangguan belajar ini. Namun, kondisi ini tidak akan menghambat kecerdasan anak, hanya kemampuan bahasa saja.

Melatih dan membimbing si kecil dengan disleksia secara rutin agar kemampuan membaca dan menulisnya meningkat adalah upaya untuk mengatasi disleksia. Membantu si kecil dalam mengelola dan mempelajari hal yang tidak mereka mengerti.

Kapan Anak harus ke Dokter?

Anak disleksia bukannya yang tidak mampu, melainkan yang punya kemampuan yang luar biasa. Kemampuan hanya perlu diasah dengan metode yang tepat, salah satunya dengan mengajarkan anak baca tulis secara teratur.

Jika Anda menemukan tanda dan gejala anak mengalami disleksia, maka bisa konsultasikan ke dokter atau yang ahli di bidangnya. Mereka akan melakukan diagnosa pada anak untuk memberikan penanganan yang tepat untuk penderitanya.***