Pengertian Gangguan Makan atau Eating Disorder dan Jenis-jenisnya

Pengertian Gangguan Makan atau Eating Disorder dan Jenis-jenisnya
Pengertian Gangguan Makan atau Eating Disorder dan Jenis-jenisnya

Healmind – Simak pengertian gangguan makan atau eating disorder dan jenis-jenisnya, di sini.

Ada banyak sekali penyakit yang bisa muncul akibat gangguan makan atau eating disorder. Oleh sebab itu, sumber penyakit ini harus segera diatasi.

Lantas, apa itu ganguan makan atau eating disorder dan apa saja jenis-jenisnya?

Pengertian Eating Disorder

Dilansir dari laman resmi RS Siloam, Eating disorder adalah gangguan makan atau perilaku terkait makan yang berlangsung terus-menerus sehingga menyebabkan masalah kesehatan serius, baik fisik maupun psikososial.

Eating disorder dapat mempengaruhi kemampuan tubuh untuk mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan. Apabila terjadi dalam jangka panjang, kondisi ini dapat membahayakan organ tubuh seperti jantung, tulang, sistem pencernaan, bahkan dapat mengancam jiwa (life-threatening).

Jenis Gangguan Makan (Eating Disorder)

Ada tiga jenis gangguan makan (eating disorder) paling umum yang diketahui beserta gejalanya, antara lain:

1. Anoreksia

Anoreksia (istilah medis: anoreksia nervosa), dapat ditandai dengan kondisi seseorang yang makan lebih sedikit daripada yang dibutuhkan oleh tubuh manusia.

Anoreksia bisa dikaitkan dengan gangguan kejiwaan, karena penderitanya terobsesi untuk kurus meskipun berat badan penderita sudah di bawah rata-rata.

Gejala seseorang menderita anoreksia antara lain menunjukkan penurunan berat badan drastis, menyangkal rasa lapar, mencari alasan untuk tidak makan, atau kebiasaan olahraga berlebihan

2. Bulimia

Berbeda dengan anoreksia, bulimia adalah gangguan makan yang ditandai dengan kecenderungan orang untuk makan dalam porsi banyak dan frekuensi sering.

Sebagai tindakan kompensasi karena takut dengan peningkatan berat badan, orang dengan bulimia memiliki kebiasaan memuntahkan kembali apa yang dimakan ataupun memiliki dorongan untuk mengeluarkan makanan dari tubuh secara paksa.

Gejala dari penderita bulimia antara lain ketidakmampuan kontrol diri untuk makan dalam porsi banyak dan frekuensi sering, kemudian melakukan perilaku kompensasi dengan sengaja memuntahkan makanan yang dikonsumsi, olahraga berlebihan, dan sering ke kamar mandi setelah makan.

3. Binge Eating Disorder

Mirip dengan bulimia, binge eating disorder juga merupakan gangguan makan dengan ketidakmampuan kontrol diri untuk makan dalam porsi banyak dan frekuensi sering, namun orang dengan gangguan makan ini tidak melakukan perilaku kompensasi untuk mengeluarkan atau memuntahkan makanan yang telah dikonsumsi.

Gejala dari penderita binge eating disorder adalah makan lebih cepat dari normal, makan hingga merasa sangat kenyang, makan dalam jumlah banyak saat tidak lapar secara fisik, bersembunyi saat makan karena malu dengan porsi makan yang banyak, dan sering merasa depresi setelahnya.

Ketiga jenis gangguan makan tersebut perlu mendapatkan bantuan medis dengan berkonsultasi ke dokter, khususnya dokter spesialis gizi klinis agar mendapatkan bimbingan pola makan sehat. Dalam beberapa kasus, pasien juga membutuhkan konsultasi ke psikolog.

Itulah pengertian gangguan makan atau eating disorder dan jenis-jenisnya***