Pengertian Gangguan Kepribadian, Ciri-ciri, dan Jenis-jenisnya

Cara Manajemen Stres untuk Menjaga Kesehatan Jiwa
Cara Manajemen Stres untuk Menjaga Kesehatan Jiwa

Healmind – Simak pengertian gangguan kepribadian atau personality disorder, ciri-ciri,  dan jenis-jenisnya, di sini.

Gangguan kepribadian merupakan salah satu jenis gangguan mental, seperti depresi, bipolar, skizofrenia, psikosis, gangguan kecemasan, gangguan makan, gangguan obsesif-kompulsif, serta gangguan stres pasca-trauma.

Apa itu Gangguan Kepribadian?

Dilansir dari laman resmi kaltimrov.go.id, Gangguan kepribadian (personality disorder) merupakan kondisi ketika seseorang memiliki pola pikir dan perilaku yang tidak sehat.

Saat mengalami gangguan kepribadian, seseorang akan merasa kesulitan untuk berhubungan dengan orang lain. Ini menyebabkan keterbatasan signifikan dalam hubungan, kegiatan sosial dan pekerjaan.

Ciri-ciri Gangguan Kepribadian

Penderita gangguan kepribadian bisa dikenali dengan beberapa ciri yaitu:

  • berperilaku aneh,
  • mengurung diri atau menghindari interaksi sosial,
  • sulit menjalin hubungan dekat dengan orang lain,
  • kesulitan mengendalikan pikiran
  • sering berprasangka buruk.

Jenis-jenis Gangguan Kepribadian

Dikutip dari dikutip dari Psikologihore.com, ada beberapa jenis Gangguan Kepribadian, di antaranya:

1. Paranoid – selalu curiga dan tidak percaya pada orang lain, bahkan teman, keluarga dan pasangannya sendiri.

2. Skizoid – suka menyendiri, tak ingin berhubungan sosial dan seksual, tak peduli pada orang lain dan tak memiliki respons emosional.

3. Skizotipal – orang dengan gangguan jenis ini takut pada interaksi sosial dan menganggap orang lain berbahaya.

4. Antisosial – sering mengabaikan peraturan dan kewajiban sosial, mudah tersinggung, agresif, bertindak impulsif dan tidak memiliki rasa bersalah.

5. Ambang (Borderline) – emosi tidak stabil, mudah marah, impulsif, mengalami perasaan hampa, suka menyakiti diri sendiri dan beresiko tinggi bunuh diri.

6. Histrionik – tak memiliki rasa harga diri, sering menarik perhatian dan mendramatisasi atau memainkan peran agar didengar dan dilihat.

7. Narsistik – memiliki perasaan ekstrem mengenai kepentingan diri sendiri, tidak memiliki empati, serta siap berbohong dan mengeksploitasi orang lain demi mencapai tujuannya.

8. Dependen – kurang percaya diri dan butuh banyak bantuan dalam membuat keputusan sehari-hari dan menyerahkan keputusan hidup yang penting kepada orang lain.

9. Menghindar (Avoidant) – percaya bahwa dirinya tidak kompeten, tidak menarik, inferior dan terus menerus takut dipermalukan, dikritik atau ditolak.

10. Anankastik atau Gangguan kepribadian Obsesif kompulsif – teliti berlebihan pada rincian, aturan, daftar, urutan, organisasi, atau jadwal. Termasuk kategori perfeksionis ekstrem.

Itulah pengertian gangguan kepribadian atau personality disorder dan jenis-jenisnya.***