Pengertian Coping Mechanism, Jenis-jenis, dan Contohnya

Pengertian Coping Mechanism, Jenis-jenis, dan Contohnya
Pengertian Coping Mechanism, Jenis-jenis, dan Contohnya

Healmind – Simak penjelasan tentang apa itu Coping Mechanism, jenis-jenis, dan contohnya.

Apa itu Coping Mechanism?

Dikutip dari laman resmi RS Siloam, mekanisme koping atau coping mechanism adalah cara atau taktik seseorang dalam menghadapi situasi yang membuatnya merasa stres atau tertekan. Disadari atau tidak, setiap orang pasti memiliki coping mechanism yang muncul ketika terjadi peristiwa yang membuatnya merasa stres.

Tujuan mekanisme koping adalah membantu seseorang mengatur emosi yang muncul akibat stres, misalnya rasa kesepian, marah, sedih, cemas, hingga depresi.

Dengan melakukan coping mechanism, perasaan tidak nyaman tersebut diharapkan bisa segera mereda,  keseimbangan emosional dapat tetap terjaga, serta membantu seseorang untuk belajar beradaptasi dengan setiap perubahan yang terjadi dalam hidup.

Jenis-Jenis Coping Mechanism

Coping mechanism tidak selalu dilakukan untuk hal-hal yang positif. Nyatanya, sebagian orang melakukan mekanisme koping dalam konteks yang negatif.

Berikut adalah masing-masing penjelasan tentang coping mechanism yang sehat dan tidak sehat.

Coping Mechanism yang Sehat

Coping mechanism yang sehat adalah upaya seseorang untuk menenangkan hati dan pikirannya sementara waktu dengan melakukan kegiatan yang positif. Beberapa contoh coping mechanism yang sehat adalah sebagai berikut:

  • Melakukan olahraga, seperti yoga, bersepeda, dan mendaki.
  • Merawat diri, misalnya dengan melakukan perawatan wajah (facial) atau menata gaya rambut.
  • Membersihkan rumah.
  • Berkebun.
  • Memasak makanan yang disukai.
  • Journaling.
  • Bermain dengan hewan peliharaan.
  • Melakukan hobi, misalnya melukis, menjahit, dan lain-lain.

Coping Mechanism yang Tidak Sehat

Sementara itu, coping mechanism yang tidak sehat justru dapat menyebabkan masalah yang lebih besar, yang dapat memengaruhi kesehatan fisik dan emosional..

Adapun beberapa contoh coping mechanism yang tidak sehat adalah sebagai berikut:

  1. Makan secara berlebihan (stress eating).
  2. Melukai diri sendiri (self-harm).
  3. Mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan.
  4. Mengonsumsi obat-obatan terlarang atau penyalahgunaan NAPZA.
  5. Terlalu banyak tidur.
  6. Menutup diri dari orang lain.
  7. Belanja secara impulsif (impulsive buying).