Gejala OCD Obsessive Compulsive Disorder atau Gangguan Obesif Kompulsif

Tips Sebelum Konsultasi Psikologi Online agar Efektif
Tips Sebelum Konsultasi Psikologi Online agar Efektif

Healmind – Gangguan obesif kompulsif atau Obsessive Compulsive Disorder (OCD)  merupakan bentuk gangguan kecemasan dimana orang yang mengalaminya memiliki pikiran berulang dan tidak terkendali (obsesi) atau perilaku kompulsi sehingga dirinya merasa memiliki dorongan untuk mengulanginya terus-menerus.

Orang dengan OCD mungkin memiliki gejala obsesi, kompulsi, atau keduanya. Gejala tersebut dapat mengganggu semua kehidupan yang dijalaninya, seperti pekerjaan, sekolah, dan hubungan pribadi.

Obsesi adalah sebuah pikiran, dorongan, atau gambaran mental yang berlebihan sehingga menimbulkan kecemasan. Berikut ini gejala-gejala OCD atau Obsessive Compulsive Disorder).

1. Gejala-gejala orang yang mengalami obsesi

Gejala orang yang mengalami obsesi biasanya ditandai dengan:

  • Takut pada kuman atau takut terkontaminasi sesuatu
  • Memiliki pikiran terlarang atau buruk
  • Memiliki pikiran agresif terhadap orang lain maupun diri sendiri
  • Ingin selalu sempurna dalam melakukan sesuatu

2. Gejala-gejala kompulsi

Kompulsi adalah perilaku berulang yang dirasakan oleh penderita OCD sebagai responds dari adanya pikiran obsesi. Gejala orang yang kompulsi biasanya ditandai dengan:

  • Mencuci tangan secara berlebihan
  • Mengurutkan sesuatu secara runtut dan tepat
  • Sering kali memeriksa hal-hal yang sebelumnya telah dilakukan, seperti melihat apakah pintu sudah dikunci, dan sebagainya

3. Gejala-gejala OCD atau Obsessive Compulsive Disorder

Namun, tidak semua orang yang kompulsi mengalami gangguan ini. Tetapi orang yang mengalami OCD biasanya mengalami gejala sebagai berikut:

  • Tidak dapat mengatur pikiran atau perilakunya yang berlebihan
  • Sering meluangkan waktu selama 1 jam untuk memikirkan ulang perilaku atau pikirannya secara berulang kali
  • Mengalami masalah signifikan di kehidupan sehari-hari karena pikiran atau perilakunya sendiri

Gejala ini bisa datang dan pergi, mereda seiring waktu, atau semakin memburuk. Orang yang memiliki OCD mungkin akan mencoba membantu diri sendiri dengan menghindari situasi yang memicu obsesinya, atau mereka bisa juga menggunakan obat-obatan untuk menenangkan diri.

Meskipun kebanyakan orang dewasa yang memiliki gangguan obsesif kompulsif atau OCD menyadari bahwa apa yang mereka lakukan tidak masuk akal, beberapa orang dewasa dan sebagian besar anak-anak mungkin tidak menyadari bahwa perilaku mereka di luar kebiasaan orang-orang biasa.

sumber : nimh.nih.gov