Mengenal Apa Itu Love Language dan Jenis-jenis Bahasa Cinta

ADHD pada Orang Dewasa: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya
ADHD pada Orang Dewasa: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Healmind – Simak penjelasan mengenai apa itu love language dan jenis-jenis bahasa cinta, di sini.

Dilansir dari laman resmi Sekolah Cikal, Love language atau bahasa cinta adalah cara yang dilakukan oleh seseorang untuk mengekspresikan dan menerima rasa cinta kepada dan dari orang lain.

Dikutip dari buku The Five Love Languages karya Dr. Gary Chapman, berikut jenis-jenis love language atau bahasa cinta:

1. Kata-Kata Penegasan (Word of Affirmation)
Menurut Chapman, ada beberapa orang yang bahasa cintanya adalah kata-kata penegasan. Mereka perlu mendengar pasangan mereka berkata, “Aku mencintaimu.” Lebih baik lagi jika kata-kata cinta tersebut disertai dengan alasan di baliknya yang disampaikan lewat kotak suara, surat cinta, atau berbicara langsung. Kata-kata cinta dari pasangan yang disampaikan secara tulus dengan kebaikan dan penegasan bisa membuat seseorang merasa dicintai.

Tessina memberikan contoh lain dari kata-kata penegasan ini, yaitu seperti “terima kasih”, “kamu baik sekali”, atau “saya sangat menghargai apa yang kamu lakukan.”

2. Waktu Berkualitas (Quality Time)
Bahasa cinta yang satu ini adalah tentang memberi pasangan perhatian penuh yang kamu punya. Hal ini berarti tidak ada gangguan dari TV, tidak ada gangguan dari pekerjaan, maupun gadget. Kamu harus memberi perhatian penuh kamu untuk pasangan.

Menghabiskan waktu bersama pasangan adalah tentang kebersamaan, memperhatikan satu sama lain, berbagi sesuatu yang bermakna bersama, mendengarkan dan berkomunikasi. Contoh lainnya dari memiliki quality time bersama pasangan adalah menyiapkan makan malam bersama. Dan sambil menyiapkan makan malam, kamu dan pasangan bisa sambil berbicara dan memakannya. Kamu dan pasangan juga bisa berbagi rencana untuk masa depan, bercinta, atau menciptakan sesuatu bersama.

3. Menerima Hadiah (Receiving Gifts)
Orang yang memiliki bahasa cinta ini merasa dicintai dan diperhatikan saat diberikan hadiah. Dengan kata lain, orang ini memerlukan tindakan atau bukti nyata daripada sekedar kata-kata.

Jadi, jika pasangan kamu adalah orang yang senang menerima hadiah, pilihlah hadiah yang tepat yang dapat menunjukkan bahwa kamu memahami pasangan dan memberi upaya untuk mengungkapkan cintamu kepadanya.

Pertimbangkan untuk memberi hadiah yang disukai atau diminta pasangan atau yang dapat dinikmati oleh pasangan. Setelah itu, rencanakan cara khusus untuk memberikan hadiah tersebut pada pasangan seperti membuat kejutan.

Tindakan memberi hadiah dapat memberi tahu pasangan bahwa kamu cukup peduli dan memiliki usaha untuk menyenangkan pasangan.

4. Tindakan Melayani (Acts of Service)
Bahasa ini mencakup apa saja yang kamu lakukan untuk meringankan beban tanggung jawab, seperti menyedot debu lantai, pergi berbelanja bahan makanan atau mengirimkan pesan terima kasih.

Bingung apa yang dibutuhkan pasangan kamu? Chapman menyarankan, tanyalah pada pasangan hal-hal apa yang ia sukai dan yang dapat meringankan bebannya, setelah itu aturlah waktu untuk mengerjakannya.

Contoh hal-hal sederhana yang bisa kamu lakukan untuk pasangan, seperti mengantarkan sarapan ke tempat tidur, mengajak anjing peliharaan berjalan-jalan, dan lain-lain.

5. Sentuhan Fisik (Physical Touch)
Orang-orang yang memiliki bahasa cinta ini senang dengan semua jenis sentuhan fisik, seperti berpegangan tangan, pelukan, dan tepukan di punggung. Temukanlah cara untuk mengekspresikan cinta kamu pada pasangan dengan menggunakan sentuhan fisik, contohnya memeluknya, menyentuh lengan atau tangan mereka selama percakapan, menawarkan untuk memijatnya, dan lain-lain.

Itulah penjelasan mengenai apa itu love language dan jenis-jenis bahasa cinta.***