Benarkah Kamu Sudah Menerima Diri Sendiri?

Tahapan Proses Penuaan Beserta Daftar Gangguan Fisik dan Mental pada Lansia
Tahapan Proses Penuaan Beserta Daftar Gangguan Fisik dan Mental pada Lansia

Sudahkah kamu menerima diri sendiri? Untuk mengetahuinya, sebelumnya, pahami dulu, seperti apa reaksi Kamu saat mengalami kegagalan?

Kamu mungkin merasa bersalah dalam situasi yang dinilai buruk dan merasa telah menjadi pribadi yang gagal. Kamu juga mungkin percaya jika Kamu akan selalu gagal sehingga tidak berani lagi mengambil tantangan dan risiko.

Kamu memiliki standar yang sangat tinggi dalam pekerjaan dan hampir selalu merasa kurang puas akan pencapaianmy. Selalu salah, ya Kamu merasa selalu salah, entah dalam mengatasi kegagalan maupun untuk mencapai keberhasilan.

Kamu juga mungkin kesulitan untuk memahami apa yang harus Kamu lakukan selanjutnya atau menyesuaikan apa yang Kamu lakukan sekarang dengan kelebihanmu. Dalam hal ini, jika Kamu mengalami situasi-situasi tersebut, Kamu mungkin belum sepenuhnya menerima diri sendiri.

Penerimaan diri, seperti apa itu?

Penerimaan diri membuatmu memahami siapa dirimu serta apa saja kekuatan dan kelemahanmu. Penerimaan diri merupakan kunci untuk mulai peduli dan mencintai diri sendiri. Selain itu, penerimaan diri juga membuatmu lebih percaya pada diri sendiri dan dapat meningkatkan harga diri (self-esteem) kamu.

Menerima diri bukan berarti Kamu berhenti tumbuh karena merasa nyaman dengan diri sendiri. Justru, karena Kamu merasa nyaman dan mengetahui kelebihan dan kelemahanmu, Kamu menjadi lebih yakin dan berani untuk mengambil setiap kesempatan dan tantangan yang mendorong perkembangan pribadimu.

Kamu juga dapat mengatasi kritik yang berlebihan yang seringkali datang dari diri sendiri orang lain. Penerimaan diri berarti Kamu memahami siapa dirimu seutuhnya sehingga dapat merasa lebih nyaman dengan diri sendiri dan duniamy. Kamu tidak lagi butuh pengakuan atau mempedulikan opini dan kritik orang lain.

Penerimaan diri juga memungkinkanmu belajar melihat kegagalan dari perspektif yang lebih luas. Kamu tidak lagi merasa bersalah atau menjadi pribadi yang gagal karena kamu dapat menganalisa penyebab kegagalanmu secara realistis dan berupaya mengatasinya.

Lalu, bagaimana caranya menerima diri sendiri seutuhnya?

1. Jujur pada diri sendiri

Kamu bersedia mengakui kelemahan dan melihat kelebihanmu yang dapat dikembangkan untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Kini, akan ada deskripsi yang panjang yang dapat Kamy tuliskan sekarang saat seseorang memintamu mendeskripsikan dirimu. Ini karena kamu telah mengenal dirimu, mencintai dirimu, dan jujur tentang apa yang kamu lihat dari dirimu sendiri.

2. Menerima Perubahan

Terima perubahan yang dapat terjadi dan tidak mungkin terjadi. Kamu perlu memahami aspek dan kualitas dirimu yang dapat diubah dan tidak dapat diubah. Tidak perlu merasa berkecil hati atas kelemahan atau hal yang tidak dapat Kamu ubah. Itu tidak membuatmu menjadi orang yang buruk.

3. Evaluasi diri dengan benar 

Jika Kamu mencoba meluangkan waktu untuk refleksi diri ataupun mengevaluasi dirimu, pastikan jika kamu melakukannya dengan realistis. Lihat faktor yang mempengaruhi kegagalan dan kelebihan kamu sebagaimana adanya. Perbaiki hal yang dapat kamu ubah dan tidak berlarut-larut dalam kesalahan atau kelemahanmu yang mempengaruhi keberhasilanmu.

Jika cinta, perhatian, kepedulian, dan penerimaan tidak datang pertama-tama dari diri sendiri, lalu siapa yang akan memberikan semuanya untuk kamu?