Manfaat Terapi Bermain untuk Orang Dewasa

Pengertian Terapi Drama, Manfaat, dan Cara Penggunaannya
Pengertian Terapi Drama, Manfaat, dan Cara Penggunaannya

Healmind – Simak manfaat Terapi Bermain untuk orang dewasa, di sini.

Manfaat Terapi Bermain untuk Orang Dewasa

Dikutip dari The Play Therapist, dalam bermain dan hanya dalam bermainlah seorang anak atau orang dewasa mampu menjadi kreatif dan menggunakan seluruh kepribadiannya, dan hanya dengan menjadi kreatif individu tersebut menemukan jati dirinya” (Winnicott, 1971).

Terapi Bermain Dewasa dan Trauma (pelajaran singkat Neurobiologi) . Tingkat stres meningkatkan kadar kortisol. Kortisol mempengaruhi kecepatan penambahan atau pengurangan neuron dari hipokampus.
Hipokampus (terletak di otak tengah) adalah organ pusat untuk belajar dan ukurannya dapat mengecil ketika neuron hilang.

Ini berarti  durasi stres atau trauma berdampak langsung pada kemampuan individu untuk belajar dan menyimpan informasi.

Bagian lain dari otak, amigdala, penting untuk didiskusikan dan dipahami karena terlibat dalam pemrosesan rasa takut.

Amigdala berkembang paling lambat dan justru bertambah volumenya saat terkena trauma dan stres. Stres dapat menyebabkan perubahan arah perkembangan otak.

Jika klien dewasa mengalami trauma saat masih anak-anak, efek modifikasi perkembangan otak mungkin tidak terlihat selama bertahun-tahun hingga organisasi sinaptik otak selesai (Gross, 2013).

Artinya, orang dewasa bisa menunjukkan efek laten dari trauma masa kecil.

Bermain membantu memulihkan kimia otak dan membuat seluruh otak bekerja lebih efisien.

Gerakan fisik juga mengundang pelepasan stres/ketegangan.

Bermain Peran dengan Orang Dewasa

Beberapa psikoterapi sudah memanfaatkan bagian dari Terapi Bermain.

Pikirkan tentang kursi kosong, permainan peran, kerja metafora, intervensi psikodrama, atau terapi seni.

Tindakan bermain peran memberikan jarak di mana klien dapat dengan aman menceritakan kisah mereka atau mengatasi masalah yang tampaknya membebani.

Psikodrama dapat digunakan dengan klien dewasa (secara individu atau kelompok) untuk kehilangan, urusan yang belum selesai, genogram, atau untuk pembalikan peran.

Psikodrama juga dapat digunakan bersama terapis lain untuk memerankan situasi klien guna menumbuhkan pemahaman fenomenologis yang lebih dalam tentang klien.

 

Permainan Pasir dengan Orang Dewasa

Keyakinan Sandplay adalah bahwa jiwa memiliki kemampuan alami untuk menyembuhkan dirinya sendiri bila diberikan kondisi yang tepat.

Sandplay digunakan untuk mengaktifkan energi penyembuhan pada tingkat jiwa terdalam dengan menggunakan miniatur dan baki pasir untuk mencerminkan dunia batin klien.

Melalui proses menciptakan dan merefleksikan secara main-main di nampan pasir, klien sering kali mendapatkan kembali ingatan yang hilang, pengalaman masa kanak-kanak, dan materi yang sulit diungkapkan secara verbal.

Untuk informasi lebih lanjut tentang Sandplay, penggunaan sandtray dalam terapi, atau pengorganisasian ruang sandtray, silakan lihat blog saya, Cara Menata Ruang Terapi Sandtray.

Jadi apa perbedaan Sandplay bila digunakan dengan klien dewasa dan bukan anak-anak?

Orang dewasa mungkin menggunakan terapi verbal terutama dengan beberapa nampan sebagai arahan.

Orang dewasa cenderung menggunakan area baki yang lebih luas.

Menurut Charles Schaefer, untuk mengungkapkan permasalahan pengendalian, orang dewasa menggunakan ciri-ciri topografi (seperti gunung dan sungai yang digambarkan di atas) daripada struktur pengendalian literal seperti anak-anak (misalnya pagar). Jika nampan orang dewasa terlihat lebih kekanak-kanakan, hal ini bisa jadi merupakan indikasi trauma masa kecil.

Itulah manfaat terapi bermain untuk orang dewasa.***