Manfaat Curhat untuk Mental

Pengertian Terapi Perilaku Kognitif, Jenis, dan Cara Melakukannya
Pengertian Terapi Perilaku Kognitif, Jenis, dan Cara Melakukannya

Healmind – Simak manfaat curhat untuk kesehatan mental, di sini.

Mencurahkan isi hati kepada seseorang yang dipercaya dan menceritakan peristiwa yang dialami ternyata berguna untuk menjaga kesehatan mental.

Dilansir dari klikdokter.com, berikut beberapa manfaat mcurhat untuk kesehatan mental:

1. Meringankan Beban Pikiran

Tak bisa dimungkiri, berbicara dengan orang lain dapat membantu mengurangi beban dan stres. Apalagi manusia merupakan makhluk sosial.

Itulah mengapa, berbicara dengan seseorang tentang apa pun, termasuk masalah yang sedang menyita pikiran, dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar sebagai makhluk sosial.

2. Mencegah Stres

Masalah yang dibagi dengan orang lain dengan cara curhat dapat menghindarkan Anda dari stres. Masalah yang berlarut cenderung menguras pikiran dan membuat hidup terasa seolah-olah terfokus hanya pada masalah tersebut.

Hal ini dapat berujung pada stres ringan bahkan berat. Curhat dapat mencegah keadaan ini sebelum terjadi.

3. Dukungan Emosional

Curhat kepada orang yang tepat dan dipercaya dapat membuat Anda merasa benar-benar didengarkan. Hal ini bermanfaat untuk membantu memvalidasi perasaan sehingga Anda tidak merasa terisolasi sendirian.

4. Membangun Mekanisme Bertahan yang Baik dari Stres

Mekanisme masing-masing orang dalam menghadapi masalah tentu berbeda-beda. Ada yang ‘melarikan diri’ ke makanan, menyakiti diri sendiri, dan lain-lain.

Curhat dapat menjadi satu di antara mekanisme penyesuaian diri yang sehat dalam menghadapi masalah.

Menurut penelitian, dukungan sosial dapat menolong seseorang untuk membentuk ketahanan terhadap stres dan berguna untuk menciptakan perubahan dalam hidup.

5. Mendapat Solusi

Saat terjebak dalam suatu masalah, kerap kali sudut pandang Anda menjadi sempit sehingga merasa buntu dan tidak ada jalan keluar.

Curhat dengan orang lain dapat memberikan perspektif baru sehingga bisa memberi ide atau solusi yang mungkin belum terpikir sebelumnya.

6. Siap Bangkit Kembali

Setelah merasa lega dengan curhat ke orang terdekat, Anda bisa move on dan kembali produktif.

Nantinya, Anda dapat kembali mendiskusikan masalah dengan orang yang sebelumnya mendengarkan curhat sebagai bahan introspeksi diri tanpa harus tenggelam dalam masa lalu.

Bila ingin bantuan yang lebih profesional dan bersifat netral, berkonsultasi kepada psikolog atau psikiater dapat menjadi pilihan bijak.

Namun, kalau merasa curhat dengan teman dekat atau keluarga sudah cukup, tidak masalah. Dukungan dari orang terdekat dan tepercaya akan membuat Anda lebih kuat menghadapi tantangan hidup.