Kelebihan dan Kekurangan Konseling Online

Mengenal Apa Itu Konseling Kesehatan Mental, Manfaat, dan Jenis-jenisnya
Mengenal Apa Itu Konseling Kesehatan Mental, Manfaat, dan Jenis-jenisnya

Healmind – Simak kelebihan dan kekurangan konseling online, di sini.

Sesi konseling online memungkinkan kamu untuk terhubung dengan psikolog lewat perangkat apa pun, asalkan memiliki koneksi internet.

Bila dilihat dari satu sisi, konsultasi psikolog online bisa membawa banyak manfaat bagi orang yang membutuhkan. Meski begitu, ada juga kekurangan dari konsultasi secara daring.

Berikut kelebihan dan kekurangan konseling online yang bisa kamu pertimbangkan: 

Kelebihan Konseling Psikolog Online

Konsultasi psikolog online bisa membawa banyak manfaat. Berdasarkan penelitian dari BMC Psychology, intervensi konseling online hampir sama efektifnya dengan intervensi konseling tatap muka.

Berikut sejumlah manfaat konseling online yang bisa kamu dapatkan:

1. Hemat Waktu dan Tempat

Disampaikan oleh Iswan Saputro, M.Psi., Psikolog, konseling dengan psikolog secara online sangat hemat waktu dan tempat jika dibandingkan dengan konsultasi secara offline.

Ketika konsultasi secara daring, kamu bisa melakukannya di mana pun asalkan terdapat koneksi internet yang bisa menghubungkanmu dengan psikolog.

2. Lebih Nyaman

Bagi beberapa orang, komunikasi secara online tanpa tatap muka secara langsung dianggap lebih nyaman untuk dilakukan.

Oleh karenanya, salah satu kelebihan konseling online dengan psikolog adalah membuatmu merasa nyaman selama berkomunikasi, karena tidak perlu melakukan tatap muka secara langsung.

3. Pilihan Media yang Beragam

Ada banyak pilihan media yang bisa kamu gunakan untuk konsultasi online dengan psikolog.

“Bisa lewat chatcall suara, atau video call. Kamu memiliki banyak opsi untuk melakukan konseling online,” ungkap Psikolog Iswan.

4. Menghemat Biaya

Karena konsultasi online bisa dilakukan di mana pun, di tempat yang nyaman, maka konseling online bisa menghemat biaya dan waktu tempuh.

Pasalnya, kamu tidak perlu mengeluarkan biaya transportasi untuk berkunjung ke klinik, puskesmas, rumah sakit, atau biro psikologi.

5. Cepat Ditangani

Pada dasarnya, masalah mental yang berhubungan dengan pikiran serta suasana hati perlu diatasi dengan cepat. Untuk itu, kamu bisa segera konsultasi dengan psikolog secara online.

Nantinya, psikolog yang bertugas akan langsung memberikan solusi dari masalah yang kamu ceritakan.

6. Bisa Konsultasi Lebih Sering

Ketika melakukan konseling secara online, kamu bisa berkomunikasi dengan psikolog beberapa kali. Apalagi ketika keadaan mental membutuhkan perawatan dan perhatian ekstra.

Kamu tidak perlu menunggu seminggu kemudian untuk bertemu dengan psikolog untuk konsultasi.

7. Ada Banyak Pilihan Psikolog

Saat konsultasi online, kamu bisa memilih psikolog dengan bebas. Pasalnya, terdapat banyak pilihan psikolog yang dapat membantu mengatasi masalah kesehatan yang dialami.

Tentunya, ini bisa membantu kamu untuk menemukan tenaga profesional terbaik yang sesuai dengan kebutuhan.

8. Lebih Terbuka dengan Psikolog

Banyaknya pilihan psikolog yang tersedia bisa membantumu memiliki batasan sehat selama konsultasi. Pasalnya, konsultasi dengan psikolog yang memiliki hubungan ganda, baik itu secara pribadi atau bisnis bisa berisiko membuatmu kurang nyaman.

Dengan melakukan konseling secara online, kamu bisa menghindari masalah tersebut dan lebih terbuka dengan psikolog.

9. Bisa Diakses dari Daerah Terpencil

Konseling secara daring bisa menawarkan akses perawatan kesehatan mental pada semua orang, termasuk di daerah terpencil. Asalkan, terdapat koneksi internet agar bisa terhubung dengan psikolog.

Terkadang, mereka yang tinggal di pedesaan mungkin tidak memiliki akses ke perawatan kesehatan mental karena terbatasnya psikolog yang praktik di daerah tersebut.

Kekurangan Konseling Psikolog Online

Meski konsultasi online lebih praktis, namun terdapat beberapa kekurangan konseling online, berikut di antaranya:

1. Keterlambatan Merespon

Menurut Psikolog Iswan, konsultasi secara daring dengan menggunakan fitur chat bisa memicu terjadinya keterlambatan merespon.

“Kita harus menunggu terlebih dahulu jawaban dari psikolog, begitu pun psikolog yang terkadang harus menunggu jawaban dari pasien. Jadi, ada momen menunggu di antara satu sama lain,” ungkapnya.

2. Sulit Menangkap Emosi

Selain itu, penggunaan fitur chat atau telepon suara selama konsultasi daring bisa membuat psikolog kesulitan untuk menangkap emosi klien.

Meski terdapat emoticon atau stiker, namun kedua hal tersebut belum merepresentasikan emosi non-verbal dari pasien.

3. Tidak Bisa Melakukan Komunikasi Non-verbal

Konseling secara online bisa membuat psikolog atau klien kesulitan untuk berkomunikasi secara non-verbal. Terutama jika mengandalkan fitur chat. Bahasa non-verbal sulit sekali tertangkap karena tidak ada suara, ekspresi muka, atau gerakan yang dilakukan.

Begitu juga ketika konsultasi dilakukan secara telepon dan video call, terasa sulit jika hanya mengandalkan intonasi suara, volume suara, dan terbatasnya ekspresi wajah yang terlihat.

4. Koneksi yang Buruk

Penting untuk diingat, konsultasi secara online mengandalkan koneksi internet yang stabil supaya kamu bisa terhubung dengan psikolog dan berkomunikasi secara lancar.

Akan tetapi, baik psikolog atau pasien, keduanya berpotensi mengalami koneksi atau jaringan internet yang buruk, sehingga proses konseling pastinya akan terganggu.

5. Ada Risiko Kebocoran Rahasia

Pada dasarnya, layanan konseling tidak untuk disebarluaskan ke publik. Ketika pasien sedang konsultasi secara online, ada kemungkinan ia menggunakan fitur tangkapan layar untuk mengabadikan obrolannya dengan psikolog.

Ketika percakapan tersebut tersebar luas oleh orang yang tidak bertanggung jawab, ada risiko kerahasiaan yang dibocorkan.

6. Sulit Melakukan Terapi

Tujuan konsultasi dengan psikolog adalah mencari solusi dan bantuan atas masalah kesehatan mental yang kamu alami. Namun, terdapat beberapa terapi yang umumnya digunakan oleh psikolog, misalnya psikoterapi, terapi perilaku kognitif, atau terapi seni.

Itulah kelebihan dan kekurangan konseling online.***