Mengenal Jenis-Jenis Demensia, Gejala dan Tanda-tandanya

Mengenal Apa itu Parental Burn Out dan Cara Mengatasinya
Mengenal Apa itu Parental Burn Out dan Cara Mengatasinya

Healmind – Ada berbagai jenis demensia yang dialami manusia. Jika kamu menyadari bahwa salah satu keluargamu sedang mengalami gejala demensia, maka sangat penting untuk segera mencari bantuan dan melakukan perawatan awal untuk menangani gejala tersebut.

Meskipun ada demensia yang tidak dapat disembuhkan, namun ketika seseorang yang mengalami gejala demensia dibawa ke dokter, dokter mencoba memberikan perawatan untuk meredakan gejala demensia.

Ada beberapa jenis demensia, berikut beberapa jenis yang paling umum:

1. Penyakit Alzheimer

Jenis ini menyumbang 60% hingga 80% kasus. Penyakit alzheimer merupakan penyakit otak progresif yang mempengaruhi memori, proses berpikir, perilaku, dan kemampuan untuk mengingat informasi yang baru dipelajari.

2. Jenis Demensia Vaskular

Demensia vaskular terjadi akibat aliran darah yang tidak memadai ke berbagai bagian otak. Ini adalah demensia paling umum kedua setelah Alzheimer. Demensia ini dapat mengubah kemampuan berpikir, terutama setelah seseorang mengalami serangan stroke. 

3. Jenis Demensia Tubuh Lewy

Demensia tubuh Lewy disebabkan oleh endapan mikroskopis abnormal yang merusak sel-sel otak dari waktu ke waktu. Ini merupakan demensia paling umum ketiga setelah Alzheimer dan demensia vaskular. Gejala demensia jenis ini berupa perubahan dalam pemikiran dan penalaran, kebingungan, kelambatan, gangguan tidur, dan banyak lagi.

4. Jenis Demensia Frontotemporal

Demensia frontotemporal ini mengacu pada sekelompok gangguan, yang disebabkan oleh hilangnya sel saraf progresif di temporal otak. Gejala demensia ini termasuk kemunduran dalam perilaku dan kepribadian dan kesulitan dengan bahasa, baik memproduksi maupun memahami.

5. Demensia Campuran

Demensia campuran ini merupakan kombinasi dari dua atau lebih demensia, biasanya jenis ini terjadi pada lansia. Seseorang dengan Alzheimer dan demensia vaskular adalah contoh demensia campuran.

Nah, sekarang kamu sudah tahu, apa saja macam-macam demensia. Kamu bisa mengkonsultasikan lebih lanjut kepada dokter yang memiliki spesialisasi penyakit degenaratif untuk tahu bagaimana terapi atau pengobatan yang harus diambil.

Contohnya saja apabila kamu merasa salah satu anggota keluargamu yang lansia mengalami kondisi tersebut. Sebaiknya segera mencari tahu lebih jauh, termasuk mencari bantuan yang diperlukan untuk mengatasi hal tersebut.

Dengan demikian, kamu tidak salah langkah dan bisa segera melakukan hal yang tepat untuk memberikan perawatan, terapi atau pengobatan.