Insomnia atau Susah Tidur: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Insomnia atau Susah Tidur: Penyebab dan Cara Mengatasinya
Insomnia atau Susah Tidur: Penyebab dan Cara Mengatasinya
Healmind – Simak pengertian insomnia, penyebab, dan cara mengatasi gangguan susah tidur, di sini.
Tidur adalah bagian penting dalam hidup sehari-hari. Akibatnya, individu penderita insomnia akan mengalami banyak kesulitan ketika beraktivitas di kemudian hari lantaran jiwa dan raganya tak punya cukup waktu untuk beristirahat.

Pengertian Insomnia

Insomnia adalah kondisi yang membuat orang sulit tertidur, sulit tetap tidur, atau keduanya. Gangguan kesehatan ini juga bisa menyebabkan penderitanya terbangun terlalu dini dan tidak bisa tidur lagi.

Meski begitu, insomnia tidak didefinisikan lewat seberapa lama atau jumlah jam tidur tiap malam, melainkan diukur dengan kualitas tidur seseorang.

Jadi meski Anda bisa tidur 7-9 jam tiap malam, kualitas tidur yang kurang bisa menghasilkan dampak negatif akibat kekurangan tidur.

Ada beberapa jenis insomnia, yakni:

  • Insomnia akut: gangguan tidur ini berlangsung singkat, sering sembuh sendiri dalam beberapa hari atau minggu tanpa perawatan apa pun.
  • Insomnia kronis: gangguan tidur yang berlangsung setidaknya tiga malam dalam sepekan selama tiga bulan atau lebih, berkaitan dengan riwayat gangguan tidur jangka panjang.
  • Komorbiditas insomnia: jenis insomnia ini disebabkan oleh kondisi medis lain, seperti artritis atau sakit punggung, yang membuat sulit tidur.
  • Onset insomnia: sulit saat mencoba tidur di malam hari.

Terlepas dari jenisnya, insomnia bisa mengganggu fungsi psikososial dan menurunkan kualitas hidup penderitanya. Tidur cukup sangat penting sebagai salah satu aspek gaya hidup sehat.

Orang dewasa umumnya perlu tidur 7-8 jam tiap hari untuk dapat menjalani aktivitas dengan lebih lancar keesokan hari.

Gejala Insomnia

Gejala insomnia yang utama adalah sulit terlelap pada malam hari. Gejala lainnya yang terkait dengan kondisi mental, emosional, dan fisik meliputi:

  • Merasa kelelahan setelah tidur di malam hari
  • Mengantuk di siang hari
  • Depresi
  • Kecemasan
  • Lekas marah
  • Sulit berkonsentrasi
  • Sering membuat kesalahan
  • Ceroboh
  • Sakit kepala
  • Sulit mengingat
  • Melakukan hal berulang tanpa disadari

Penyebab Insomnia

Insomnia atau sulit tidur bisa disebabkan oleh sejumlah masalah fisik ataupun psikologis seperti:

  • Stres
  • Alergi sinus
  • Apnea tidur
  • Refluks asam
  • Radang sendi
  • Kondisi neurologis
  • Sakit kronis
  • Sakit punggung
  • Depresi
  • Kecemasan
  • Merasa kewalahan dalam tanggung jawab
  • Ketegangan
  • Konsumsi obat
  • Masalah hormon

Cara Mengatasi Insomnia

Perawatan insomnia biasanya mencakup tiga strategi, yakni perubahan gaya hidup, pemberian obat resep, dan terapi.

Jika ada penyakit atau kondisi lain yang melatari gangguan tidur itu, dokter juga akan berfokus menangani masalah kesehatan tersebut.

Contoh perawatan insomnia termasuk:

  • Terapi kendali stimulus untuk menemukan cara yang dapat membantu pasien cepat tidur, misalnya pergi tidur hanya ketika mengantuk, memakai kamar hanya untuk tidur, menghindari tidur di siang hari, menghindari penggunaan lampu berintensitas tinggi di kamar, menyesuaikan suhu udara yang nyaman, dan mencegah suara berisik masuk kamar.
  • Menghindari minum minuman berkafein seperti kopi, teh, dan soda di siang hari.
  • Makan makanan sehat dengan banyak sayur dan buah.
  • Terapi relaksasi untuk melemaskan otot dan meningkatkan fokus agar lebih mudah tidur.
  • Terapi edukasi tidur higienis agar pasien bisa mempraktikkan gaya hidup sehat dan menjaga lingkungan sekitar area tempat tidur yang mendukung upaya untuk tidur
  • Pengobatan untuk mengatasi masalah psikologis dan ketidakseimbangan hormonal.***