Sering Lupa? Simak Gejala Umum Seseorang Mengalami Demensia!

Gejala Demensia
Photo by Andrew Neel from Pexels

Healmind – Demensia merupakan sebuah kondisi dimana tubuh mengalami penurunan kognitif terutama pada otak. Gejala demensia dapat kita ketahui sejak awal.

Seperti masalah berpikir, mengingat, maupun berbicara. Demensia juga sering disebut sebagai pikun. Biasanya demensia dialami oleh orang tua atau lanjut usia.

Meski demikian, semakin bertambahnya usia seseorang, maka semakin besar seseorang akan mengalami demensia.

Faktanya, hampir setengah masyarakat yang berusia di atas 85 tahun mengalami gejala itu yang berbeda-beda.

Gejala itu sendiri bervariasi, pada mulanya gejala yang dirasakan ringan namun kedepannya gejala akan terus bertambah.

Maka dari itu, terkadang seseorang yang mengalami gejala itu tidak diketahui oleh keluarga atau teman.

Ketika penurunan kognitif berlangsung, gejala itu akan semakin terlihat yang akhirnya menyebabkan banyak gangguan dalam kehidupan sehari-hari.

Dibawah ini ada beberapa gejala umum seseorang mengalami demensia yaitu:

1. Mudah lupa

Seseorang akan mudah merasa lupa ketika mereka mengalami demensia.

2. Gejala demensia dapat membuat kita hilang ingatan

Ketika anda sering merasa hilang ingatan sebaiknya berhati-hati, karena itu bisa jadi gejala itu.

3. Mood berubah-ubah

Gejala seperti mood berubah-ubah dapat dikategorikan menjadi demensia.

4. Gejala demensia dapat membuat kita sulit berkonsentrasi

Ketika anda merasa sulit berkonsentrasi, itu tandanya anda mengalami gejala ini.

5. Memiliki masalah dalam berfikir

Ketika kita memiliki masalah dalam befrikir itu juga menjadi salah satu gejalanya.

6. Bingung mengingat waktu dan lokasi

Bingung dalam mengingat waktu dan lokasi juga bisa di kategorikan menjadi gejalanya.

7. Lupa dengan kebiasaan setiap hari

Merasa lupa dnegan kebiasaan setiap hari dapat dikategorikan dalam gejala hal tersebut.

8. Gejala demensia dapat membuat lupa dengan teman dan keluarga dekat

Seringkali kita melihat ada orang yang lupa dengan teman serta keluarga dekat, bisa jadi mereka terkena demensia.

9. Kesulitan melakukan kegiatan sehari-hari

Kesulitan dalam melakukan kegiatan sehari-hari juga kita harus berhati-hati, sebab itu bisa menjadi gejalanya

10. Gejala demensia dapat membuat kita kesulitan berbicara/bicara ngelantur

Kesulitan dalam berbicara juga menjadi salah satu gejala dari apa yang dinamakan demensia.

Sebenarnya tidak ada satu penyebab demensia. Kabarnya, semua jenis demensia berasal dari kerusakan sel otak.

Selain itu, setiap jenis demensia dapat dikaitkan dengan kerusakan yang berbeda dan wilayah otak yang berbeda.

Gejala ini juga dapat disebabkan oleh kondisi seperti depresi, kekurangan vitamin B12, gangguan tiroid, sindrom Wernicke-Korsakoff, atau dengan mengonsumsi obat-obatan tertentu.

Namuni tidak seperti Alzheimer dan penyakit otak progresif lainnya, penyebab gejala pada hal ini mungkin dapat disembuhkan.