Gangguan Kecemasan Sosial: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya

Gangguan Kecemasan Sosial: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya
Gangguan Kecemasan Sosial: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya

Healmind – Simak info seputar gangguan kecemasan sosial, mulai dari penyebab, gejala, sampai cara mengobatinya, di sini.

Pengertian Gangguan Kecemasa Sosial

DIkutip dari laman resmi Kemenkes, Gangguan Kecemasan Sosial (GKS), juga dikenal sebagai fobia sosial, adalah kondisi mental di mana seseorang mengalami kecemasan yang berlebihan dan takut terhadap situasi sosial atau kinerja di depan orang lain.

Orang dengan GKS sering merasa khawatir akan dihakimi, diejek, atau malu di hadapan orang lain, sehingga mereka cenderung menghindari situasi sosial atau mengalaminya dengan ketegangan yang signifikan.

Penyebab  GKS

Penyebab GKS tidak dapat disebutkan dengan pasti, karena melibatkan faktor-faktor yang kompleks, termasuk kombinasi faktor genetik, lingkungan, dan pengalaman hidup individu. Beberapa faktor yang dapat memengaruhi terjadinya GKS antara lain:

  1. Faktor Genetik: Ada kemungkinan adanya faktor genetik yang membuat seseorang lebih rentan terhadap GKS jika ada riwayat keluarga dengan gangguan kecemasan serupa.

  2. Faktor Lingkungan: Pengalaman traumatis, seperti penghinaan, pelecehan, atau bullying di masa lalu, serta lingkungan yang otoriter atau overprotective dapat berkontribusi pada timbulnya GKS.

  3. Faktor Biologis: Ketidakseimbangan kimia otak, seperti neurotransmiter serotonin, dapat berperan dalam perkembangan GKS.

  4. Faktor Sosial dan Kultural: Norma sosial yang ketat atau tekanan untuk tampil sempurna dalam masyarakat tertentu dapat memengaruhi terjadinya GKS.

Gejala 

Gejala GKS dapat bervariasi pada setiap individu, namun beberapa gejala umum yang mungkin terjadi meliputi:

  1. Ketakutan berlebihan dan kecemasan yang terjadi saat berada di situasi sosial atau dalam sorotan orang lain.

  2. Kekhawatiran yang berlebihan akan dihakimi, diejek, atau dicemooh oleh orang lain.

  3. Ketegangan yang signifikan dan seringkali mengganggu dalam situasi sosial, seperti berbicara di depan umum, makan di hadapan orang lain, atau berinteraksi dalam kelompok.

  4. Menghindari situasi sosial atau mengalami dengan penuh ketakutan.

  5. Mengalami gejala fisik seperti keringat berlebihan, gemetar, detak jantung yang cepat, mual, atau kesulitan bernapas ketika berada dalam situasi sosial yang menekan.

Diagnosis 

Diagnosis GKS dilakukan oleh profesional kesehatan berdasarkan evaluasi terhadap gejala dan riwayat medis seseorang. Beberapa metode diagnostik yang dapat digunakan meliputi:

  1. Wawancara klinis: Dokter akan melakukan wawancara dengan pasien untuk memahami gejala, pola pikir, dan pengalaman yang mungkin terkait dengan GKS.

  2. Tes penunjang: Tes penunjang tidak umum dilakukan untuk mendiagnosis GKS, namun dapat digunakan untuk mengeliminasi kemungkinan penyebab medis lainnya yang mungkin memiliki gejala serupa.

Cara Mengobatinya

Pengobatan GKS melibatkan pendekatan yang komprehensif dan dapat mencakup beberapa metode, antara lain:

  1. Terapi Kognitif-Perilaku (CBT): CBT adalah terapi yang fokus pada pemahaman dan perubahan pola pikir dan perilaku yang negatif atau tidak sehat yang terkait dengan kecemasan sosial.

  2. Terapi Kelompok: Terapi kelompok dapat membantu individu dengan GKS berinteraksi dengan orang lain dalam lingkungan yang mendukung dan aman.

  3. Obat-obatan: Dokter dapat meresepkan obat-obatan seperti antidepresan atau obat penenang untuk membantu mengendalikan gejala kecemasan sosial.

  4. Terapi Dukungan: Terapi dukungan atau konseling dengan profesional kesehatan mental dapat memberikan ruang aman bagi individu untuk berbicara tentang pengalaman mereka dan mendapatkan dukungan emosional.