Gangguan Bipolar: Pengertian, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Mengenal Apa Itu Bipolar, Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya
Mengenal Apa Itu Bipolar, Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya

Healmind – Simak informasi mengenai Gangguan Bipolar atau Bipolar DIsorder, mulai dari pengertian, penyebab, tanda-tanda, dan cara mengatasinya, di sini.

Dikutip dari laman resmi RS Siloam, Bipolar disorder atau gangguan bipolar adalah masalah mental yang menyebabkan perubahan suasana hati secara drastis.

Kondisi ini dapat menyebabkan penderitanya pada suatu saat merasa sangat bahagia (mania atau hipomania), lalu kemudian di waktu lain berubah menjadi sangat sedih dan putus asa (depresi).

Apa itu Bipolar?

Bipolar disorder atau gangguan bipolar adalah gangguan mental yang dapat memengaruhi perubahan suasana hati, konsentrasi, dan tingkat aktivitas seseorang secara tiba-tiba.

Gangguan mental ini perlu segera ditangani dengan tepat karena dapat memengaruhi produktivitas hingga meningkatkan risiko keinginan bunuh diri pada penderitanya.

Penyebab Gangguan Bipolar

Belum diketahui secara pasti apa penyebab dari bipolar disorder. Namun, sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami gangguan bipolar adalah sebagai berikut:

Pernah mengalami kejadian traumatis, seperti kekerasan fisik, bencana alam, ataupun kecelakaan lalu lintas.

  • Stres berat yang bisa dipicu oleh kehilangan orang yang dicintai atau karena masalah keuangan.
  • Gangguan tidur.
  • Ketidakseimbangan zat kimia di dalam otak (neurotransmitter) yang terkait dengan suasana hati, seperti serotonin, noradrenalin, dan dopamin.
  • Menderita kondisi medis tertentu yang tidak kunjung sembuh.
  • Terdapat riwayat keluarga dengan gangguan bipolar.
  • Penyalahgunaan NAPZA.
  • Kecanduan minuman beralkohol.

 Gejala Gangguan Bipolar

Gejala utama gangguan bipolar adalah perubahan suasana hati secara drastis. Perubahan suasana hati tersebut dapat dibedakan menjadi dua fase, yaitu fase mania/hipomania serta fase mayor depresi (major depressive episode). Berikut masing-masing penjelasannya.

Cara Mengatasi Gangguan Bipolar

Bipolar adalah kondisi yang tidak bisa disembuhkan sepenuhnya. Namun, pengobatan gangguan bipolar tetap perlu dilakukan untuk mengendalikan gejala yang dialami oleh pasien serta mencegah perburukan kondisi.

Adapun sejumlah penanganan medis yang umum dilakukan untuk menangani gangguan bipolar adalah

1. Pemberian Obat-obatan

Jenis obat-obatan yang dapat diresepkan oleh dokter untuk menangani gangguan bipolar adalah sebagai berikut:

  • Mood stabilizers, seperti lithium dan lamotrigine untuk membantu mengendalikan perubahan suasana hati.
  • Obat antikejang, seperti asam valproat, untuk membantu mengurangi aktivitas zat kimia pada otak yang dapat memicu gejala gangguan bipolar.
  • Antipsikotik, seperti quetiapine, risperidone, dan aripiprazole, untuk mengurangi gejala halusinasi dan delusi.
  • Antidepresan, seperti sertraline, fluoxetine, dan escitalopram.

2. Psikoterapi

Psikoterapi adalah terapi yang dilakukan untuk membantu pasien agar dapat mengenali emosi, perilaku, dan pikirannya.

Berikut adalah beberapa jenis psikoterapi yang umum dilakukan untuk menangani bipolar.

  • Cognitive behavioral therapy (CBT): Terapi ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengatasi perilaku pasien yang dapat memicu gejala gangguan bipolar.
  • Interpersonal and social rhythm therapy (IPSRT): Jenis psikoterapi untuk membantu pasien dalam mengatur aktivitas sehari-hari seperti bangun tidur dan makan. Aktivitas yang dijalani secara konsisten diketahui mampu membantu mengendalikan gejala gangguan bipolar.
  • Psikoedukasi untuk mengedukasi penderita gangguan bipolar agar dapat mengidentifikasi masalah serta merencanakan langkah pencegahan kekambuhan. Selain itu, psikoedukasi juga dapat dilakukan pada keluarga atau orang di sekitar pasien agar dapat memberikan dukungan penuh pada pasien dengan gangguan bipolar.

3. Rehabilitasi
Jika bipolar disorder disebabkan oleh ketergantungan terhadap zat-zat tertentu, seperti narkoba atau alkohol, maka dokter akan menganjurkan pasien untuk menjalani rehabilitasi guna mengendalikan ketergantungan tersebut.

4. Perawatan di Rumah Sakit

Pada kasus yang parah, terutama jika menimbulkan gejala yang dapat melukai diri sendiri dan orang lain, maka pasien bipolar perlu menjalani rawat inap di rumah sakit untuk mendapatkan pengawasan dan pengobatan secara berkala.

Itulah informasi mengenai Gangguan Bipolar atau Bipolar DIsorder, mulai dari pengertian, penyebab, tanda-tanda, dan cara mengatasinya.***