Ciri-ciri Tempat Kerja Red Flag yang Harus Dihindari

Apa itu Burnout dan Cara Mengelola Stres di Tempat Kerja
Apa itu Burnout dan Cara Mengelola Stres di Tempat Kerja

Healmind – Simak ciri-ciri tempat kerja Red Flad atau toxic yang harus dihindari agar sehat mental dan fisik, di sini.

Beberapa perusahaan memiliki budaya kerja yang tidak sehat dan kepemimpinan yang buruk.

Hal ini mampu membuat karyawan menjadi tidak betah untuk bekerja. Apalagi sebagian besar waktu kita akan dihabiskan di tempat kerja.

Ketidaknyamanan saat bekerja dapat berpengaruh pada aspek-aspek yang lain, termasuk produktivitas.

Ciri-ciri Tempat Kerja red Flag

  • Selalu stand by 24 jam

Baik itu work from office atau work from home, jam kerja seharusnya tetap berlaku. Setelah jam kerja selesai, kita tidak harus menanggapi telepon atau pesan dari atasan di luar jam kerja. Kita tidak bisa 24 jam menghabiskan waktu untuk bekerja.

Jika kebiasaan ini terjadi terus menerus, maka ini adalah red flag. Hal tersebut menunjukkan bahwa perusahaan tidak memperdulikan kondisi karyawan yang butuh beristirahat.

  • Tidak ada work life balance

Oleh karena harus stand by 24 jam, maka karyawan tidak memiliki work life balance.

  • Jenjang karier tidak berkembang

Idealnya, jenjang karier karyawan di perusahaan bisa berkembang. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan benar-benar melihat potensi yang ada dalam diri karyawannya.

Jika perusahaan tidak memberikan jenjang karier atau rekomendasi kepada karyawannya, artinya pemimpin perusahaan tidak memberi kesempatan pada karyawannya untuk berkembang.

  • Tidak ada yang proaktif saat rapat

Jika tidak ada satu pun yang mengemukakan ide atau proaktif saat rapat, ini adalah pertanda red flag yang harus disadari. Pemimpin yang baik harus bisa memastikan karyawannya ikut menyampaikan ide dan gagasannya untuk perusahaan.

  • Tidak ada karyawan yang mengambil cuti

Cuti adalah hak karyawan yang bisa diambil kapan saja. Namun, jika tidak ada karyawan di perusahaan tersebut yang mengambil cuti, ini merupakan suatu pertanda dan bisa menjadi red flag.

Karyawan juga membutuhkan waktu untuk beristirahat atau mengerjakan urusan lainnya dengan memanfaatkan jatah cuti. Bekerja secara terus menerus justru membuat karyawan lelah dan mudah tertekan.

  • Banyak pergantian karyawan

Banyak pergantian karyawan menunjukkan bahwa perusahaan tersebut tidak bisa mempertahankan karyawan lama. Perusahaan tidak tahu cara memahami dan membuat karyawan menjadi loyal. Perputaran karyawan yang terlalu sering juga menghambat proyek yang sedang dikerjakan.

  • Tidak ada solidaritas dalam tempat kerja

Rasa solidaritas di tempat kerja adalah hal yang penting dimiliki oleh karyawan. Jika dalam perusahaan saja tidak solid, maka dapat menghambat pengerjaan proyek. Bahkan karyawan juga bisa berpikir dirinya tidak dianggap oleh perusahaan lantaran tidak ada rasa solidaritas di sana.

  • Ada kelompok dalam kelompok

Pertemanan di tempat kerja pun tidak jauh dari kata ‘drama’. Hubungan pertemanan ini ada yang memang murni berteman, hanya menjadi partner kerja dalam tim, atau orang yang sengaja membentuk kelompok dan mengabaikan orang lain.

Itulah ciri-ciri tempat kerja Red Flad atau toxic yang harus dihindari agar sehat mental dan fisik.***