Produktivitas Kerja Menurun? Yuk Coba Tingkatkan Motivasi dalam Bekerja

Perbedaan Mental Health dan Mental Ilness
Perbedaan Mental Health dan Mental Ilness

Motivasi merupakan bagian penting sebagai penggerak individu dalam bekerja ataupun pencapaian tujuannya. Motivasi, terutama di lingkungan kerja, seringkali berkaitan dengan produktivitas kerja yang berdampak pada keberlangsungan dan pencapaian tujuan perusahaan.

Selain itu, adanya niat yang baik dari pekerja juga meningkatkan kepuasan dan komitmen pekerja dalam mengusahakan yang terbaik untuk pekerjaan mereka.

Jika Anda belakangan merasa kurang produktif dalam bekerja, Anda mungkin sedang mengalami kelelahan atau justru niat dan minat yang mulai menurun.

Sebelum menentukan suatu penyebab dari menurunnya produktivitas kerja Anda maupun tim di kantor, Anda perlu mengidentifikasi masalah apa yang sebenarnya sedang terjadi.

Motivasi dapat datang dari diri sendiri maupun orang lain. Jika menurunnya produktivitas kerja dikarenakan dorongan minat yang menurun, Anda mungkin dapat mencoba berbagai tips di bawah ini untuk meningkatkan motivasi Anda dalam bekerja.

1. Mendongkrak motivasi dengan menciptakan lingkungan kerja yang lebih positif

Sebagai staff ataupun leader, Anda tetaplah bagian dari tim yang saling berkolaborasi untuk tujuan bersama. Oleh karena itu, Anda dapat meningkatkan motivasi kerja dengan membangun lingkungan kerja yang positif.

Biasakan untuk meluangkan waktu berdiskusi atau sharing tentang kendala atau isu yang sedang masing-masing orang alami.

Mungkin saja terdapat isu personal yang mempengaruhi kinerja tim atau kinerja Anda. Selain itu, Anda juga perlu belajar mengembangkan kembali kemampuan komunikasi antar tiap orang di tim Anda agar dapat saling berbagi kesulitan dalam pekerjaan maupun personal.

2. Terlibat dalam aktivitas yang menyenangkan dan menantang

Motivasi ekstrinsik yang kadang berpengaruh terhadap produktivitas kerja misalnya berupa reward untuk kinerja yang baik.

Anda juga dapat mencari kegiatan yang menyenangkan dan menantang sebagai reward bagi diri sendiri yang dapat menjadi motivasi intrinsic Anda dalam bekerja.

3. Dorong motivasi dengan mengenali kebutuhan Anda

Saat Anda termotivasi secara intrinsik dalam bekerja, maka Anda lebih mungkin menikmati proses yang perlu Anda jalani untuk menyelesaikan pekerjaan.

Belajarlah untuk mengenali dan memahami apa yang Anda butuhkan untuk dapat merasa bersemangat dan memiliki komitmen untuk menjalankan pekerjaan.

4. Sharing dengan Partner atau Leader

Dalam situasi kerja yang sama, Anda juga dapat saling berbagi atau berdiskusi dengan partner maupun atasan Anda. Komunikasikan kendala Anda dan motivasi Anda yang menurun. Anda juga dapat berbagi dengan role model yang Anda anggap memiliki niat dan minat yang baik dalam bekerja. Meskipun setiap orang cenderung memiliki motivasi dan cara bekerja yang berbeda, namun tidak ada salahnya untuk saling berbagi sebagai inspirasi bagi satu sama lain.

Tentunya, setelah memahami minat yang Anda perlukan dalam bekerja, Anda juga perlu memahami situasi lingkungan kerja yang mungkin tidak lagi cocok untuk Anda. Jika lingkungan kerja berpengaruh besar terhadap menurunnya motivasi Anda, komunikasikan dengan atasan dan anggota tim.