Cara Mengatasi Stres karena Terkena PHK atau LayOff

Jenis-jenis dan Cara Mengatasi Gangguan Jiwa
Jenis-jenis dan Cara Mengatasi Gangguan Jiwa

Healtmind – Simak cara mengatasi stres dan menguatkan mental saat terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) atau layoff, di sini.

PHK atau layoff bisa terjadi di mana saja dan menimpa karyawan mana saja karena suatu kondisi tertentu. Hal ini bisa membuat seseorang stres hingga terkena gangguan mental.

Terkena PHK mungkin bisa membuatmu merasakan berbagai emosi negatif, seperti sedih, kecewa, marah, hingga merasa tidak berdaya dalam hidup.

Sebenarnya, merasakan emosi tersebut merupakan hal yang wajar, kok. Namun, jangan biarkan hal ini membuatmu semakin terpuruk, ya. Pasalnya, ini bisa membahayakan kondisi kesehatanmu secara keseluruhan jika dibiarkan berlarut-larut.

Agar bisa bangkit dari masa sulit, kamu bisa mencoba beberapa cara mengatasi stres setelah PHK berikut ini:

1. Atur keuangan dengan baik

Setelah di-PHK, masalah keuangan bisa menjadi salah satu faktor yang membuatmu stres. Oleh sebab itu, kamu perlu membuat anggaran keuangan yang baru. Karena pendatanmu tengah berkurang, mulailah mengurangi berbagai pengeluaran yang tidak penting, seperti membeli makanan mahal atau belanja online.

Selain itu, bila kamu punya tagihan bulanan, seperti kartu kredit, kamu juga bisa menjelaskan situasi keuanganmu saat ini kepada pihak bank atau penyedia jasa kartu kredit. Dengan begitu, mereka mungkin bisa memberi kelonggaran waktu terkait pembayaran tagihan bulananmu.

2. Jadwalkan waktu untuk mencari pekerjaan baru

Mencari pekerjaan yang baru memang penting, tapi jangan lakukan hal tersebut secara berlebihan, ya, karena justru bisa membuatmu menjadi lebih stres.

Sebaiknya jadwalkanlah waktu, misalnya 3 jam setiap harinya, untuk mencari peluang pekerjaan baru, memperbarui resume atau CV, dan membuat surat lamaran pekerjaan.

Ingat, jika kamu memang belum siap untuk mencari pekerjaan baru, janganlah memaksakan diri. Pasalnya, stres yang belum terkontrol setelah di-PHK bisa saja menganggu performa dan rasa percaya diri yang kamu miliki, sehingga kamu mungkin bisa lebih sulit untuk mendapat pekerjaan baru.

3. Lakukan kegiatan yang positif

Jika jadwal harian untuk mencari kerja telah selesai, kamu bisa mengisi waktu luangmu dengan melakukan berbagai kegiatan positif yang kamu sukai. Misalnya dengan membaca buku, menulis jurnal, menonton film atau drama Korea, melukis, dan meditasi.

Selain itu, kamu juga bisa mengikuti berbagai webinar gratis untuk menambah skill baru yang mungkin akan berguna untuk pekerjaanmu selanjutnya.

4. Terapkan pola hidup sehat

Untuk menjaga kesehatan fisik dan mentalmu setelah di-PHK, kamu juga perlu menerapkan pola hidup yang sehat, yakni dengan konsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang, istirahat yang cukup atau tidur selama 7 hingga 9 jam setiap malam, berhenti merokok, dan jangan lupa juga untuk berolahraga secara teratur.

Olahraga bisa membantumu mengelola stres dengan cara menstimulasi produksi hormon endorfin, yakni hormon penghilang stres dan rasa sakit alami.

5. Jaga komunikasi dengan orang-orang terdekat

Setelah terkena PHK, kamu mungkin merasa ingin menyendiri karena kurang percaya diri, malu, atau menyalahkan dirimu sendiri. Namun, ingatlah bahwa kamu bukanlah satu-satunya orang yang mengalami hal ini. Banyak juga orang yang mengalami PHK dan mungkin merasakan keluh kesah yang sama sepertimu.