Cara Diagnosis OCD dan Mengobatinya

Apa itu Burnout dan Cara Mengelola Stres di Tempat Kerja
Apa itu Burnout dan Cara Mengelola Stres di Tempat Kerja

Healmind – Simak info cara diagnosis OCD dan cara mengobatinya, di sini.

Dikutip dari Primaya Hospital, Obsessive compulsive disorder atau OCD adalah salah satu jenis gangguan mental yang membuat penderitanya melakukan tindakan tertentu berulang kali. OCD ini sedikit berkaitan dengan gangguan cemas.

Perilaku tersebut tidak dapat dikendalikan oleh penderitanya. Apabila tidak menghiraukannya, penderita OCD akan merasa takut dan cemas berlebih.

Oleh sebab itu, OCD adalah gangguan kesehatan mental yang dapat mempengaruhi kehidupan penderitanya secara signifikan.

Lantas, apa yang menyebabkan OCD dan bagaimana dengan ciri-cirinya? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Anda dapat menyimak ulasan OCD selengkapnya di bawah ini.

Obsessive compulsive disorder atau yang biasa dikenal dengan sebutan OCD adalah masalah mental yang membuat pengidapnya melakukan suatu tindakan tertentu secara berulang-ulang.

Cara Diagnosis OCD

Biasanya, dokter akan mendiagnosis penyakit OCD melalui beberapa tindakan.

Hal pertama yang dilakukan oleh dokter dalam mendiagnosis penyakit OCD adalah wawancara medis.

Setelah menggali keluhan dan riwayat penyakit pasien, kemudian dokter akan melakukan pemeriksaan fisik.

Pemeriksaan fisik ini dilakukan untuk memastikan bahwa tidak ada masalah kesehatan lain yang diidap oleh pasien.

Apabila tidak ditemukan adanya penyakit atau masalah kesehatan lain, dokter akan melanjutkan pemeriksaan berupa evaluasi terhadap psikologis pasien.

Evaluasi psikologis ini dilakukan dengan metode wawancara yang lebih mendalam antara dokter dan pasien.

Hal-hal yang akan dibahas dalam evaluasi psikologis yaitu pikiran, perasaan, perilaku, serta gejala yang dirasakan oleh pasien.

Dokter secara umum akan mengacu pada teori dalam Manual Diagnostik dan Statistik Gangguan Mental (DSM) dari American Psychiatric Association untuk mendiagnosis OCD.

Pengobatan OCD

OCD adalah gangguan mental yang tidak dapat disembuhkan secara total.

Walau begitu, ada beberapa terapi yang biasa dijadikan sebagai langkah penanganan pasien OCD untuk mengurangi gejalanya.

Pasien OCD akan disarankan oleh dokter untuk menjalani terapi psikologis atau psikoterapi.

Pskoterapi ini dilakukan oleh psikiater dengan membimbing pasien untuk mengenali perasaan, pikiran, serta kondisi yang dialaminya.

Dengan begitu, pasien dapat berperilaku positif dalam menangani masalah yang dihadapi.

Salah satu psikoterapi yang biasa dilakukan untuk pengobatan OCD adalah terapi perilaku kognitif atau CBT.

Selain itu, pengobatan OCD juga bisa dilakukan dengan mengonsumsi obat-obatan.

Beberapa jenis obat yang biasa diresepkan untuk penderita OCD yaitu antidepresan, antipsikotik, dan sejenisnya.

Demikian ulasan mengenai penyebab OCD, gejala, serta pengobatannya. Jadi, OCD adalah gangguan mental yang dapat dikurangi gejalanya dengan mendapatkan penanganan medis dari psikiater.***