Apa Saja yang Dilakukan di Terapi Bermain dan Teknik yang Digunakan

Mengenal Apa itu Picky Eater, Penyebab, dan Cara Mengatasinya
Mengenal Apa itu Picky Eater, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Healmind – Simak apa saja yang dilakukan di terapi bermain dan teknik-teknik yang digunakan, di sini.

Dikutip dari Good Therapy, terapi bermain adalah metode psikoterapi yang menggunakan permainan untuk membantu anak mengatasi masalah kesehatan emosional dan mental.

Apa saja yang dilakukan saat terapi bermain?

Ketika anak-anak mengalami penyakit mental atau masalah pribadi, mereka kerap kali bertindak atau terlibat dalam perilaku yang menyimpang.

Dalam kondisi ini, sejumlah orangtua mengaku ingin membantu masalah yang sedang dihadapi anaknya, tetapi merasa kesulitan dan tidak tahu bagaimana caranya serta dari mana harus memulai.

Atas dasar itu, terapi bermain dianggap sebagai salah satu cara yang paling efektif untuk membantu anak-anak yang mengalami masalah emosional atau perilaku.

Meskipun play therapy ini dapat bermanfaat untuk siapa pun dari segala usia, tapi menurut situs Good Therapy disebutkan bahwa pendekatan ini dirancang khusus untuk membantu anak di bawah usia 12 tahun.

Sesi terapi biasanya berlangsung selama 30—45 menit dan dapat dilakukan hanya dengan satu anak atau dalam kelompok.

Sebagai gambaran bagi orangtua, berikut ini adalah hal-hal apa saja yang dilakukan si Kecil saat melakukan terapi bermain.

1. Selama perawatan

Sebelumnya, terapis akan menciptakan lingkungan yang nyaman dan aman di dalam ruang konseling di mana anak diperbolehkan bermain dengan batasan sesedikit mungkin.

Ruang konseling ini sering disebut sebagai ruang bermain dan telah dilengkapi dengan pilihan mainan yang dipilih secara khusus.

Ini bertujuan untuk mendorong anak mengekspresikan perasaannya dan mengembangkan perilaku yang lebih sehat.

Interaksi anak dengan mainan ini pada dasarnya berfungsi sebagai kata-kata simbolis anak.

Hal ini memungkinkan terapis untuk belajar tentang pikiran dan emosi tertentu yang mungkin sulit atau tidak mungkin diungkapkan oleh seorang anak secara verbal.

2. Teknik yang digunakan

Adapun beberapa pilihan mainan yang biasanya digunakan untuk melakukan terapi, di antaranya berikut ini.

  • Kotak pasir dengan patung miniatur.
  • Alat musik atau kesenian.
  • Lego atau mainan konstruksi.
  • Kostum atau pakaian berkarakter.
  • Boneka.
  • Rumah boneka dengan furnitur mini.
  • Peralatan olahraga dalam ruangan.
  • Permainan dalam ruangan lainnya.

Terapis juga dapat menggabungkan penggunaan alat dan teknik, seperti tanah liat, cerita terapeutik, musik, tarian dan gerakan, drama atau permainan peran, dan visualisasi kreatif.

Pada awalnya, anak-anak dalam terapi umumnya dibiarkan bermain sesuka hatinya.

Namun, saat perawatan berlangsung, terapis akan memulai dengan memperkenalkan item tertentu atau aktivitas bermain terkait dengan masalah yang dihadapi anak.***